Dari gelap
meninggalkan malam dari bantalan puncak gunung matahari terbit dan
memandangi lebah yang penuh dengan musim cinta. Dahan-dahan kenangan
berterbangan tidak terhitung jumlahnya. Memekarkan masa lalu sangat
indah. Kerinduan yg tidak pernah terucapkan, tidak pernah terdengar,
tidak pernah bersuara antara tidur dan terjaga. Berjaga dari lelah
kehidupan ketika berhadapan diantara ombak sama saja. Yahh.. kehidupan
yang sama, cinta dan hasrat mana yang telah melingkupi pertemuan dan
juga perpisahan. Sebuah rasa yang ketika itu mengalir bagaikan air
berdesis saat mengalir. Lebah yang penuh dengan musim cinta. Dahan-dahan
kenangan berterbangan tidak terhitung jumlahnya. Memekarkan masa lalu
sangat indah, iyahh masa lalu..
Suara siapakah yang bergetar dalam mimpi-mimpiku. Hatiku heran siapakah yang ditunggu. Aku bukan belum pernah melihat gadis yang lebih cantik dibandingkan dia. Tapi entah kenapa aku tidak bisa menyingkirkannya dari mataku. Matanya sayu dan nafasnya berat. Dia kelihatan cantik, rambutnya yang berserakan menggangu mata kanannya, ia mencoba menyibakan rambutnya tapi angin terlalu kuat. Ketika aku mengangkat tanganku dari pinggangnya untuk mengangkat rambutnya dia seperti ketakutan. Lalu kami saling bertatapan untuk pertama kalinya. Dia terus memandangku penuh ketakutan. Kemudian dia menundukan, tatapannya tapi aku terus menatapnya dan kemudian impianku hancur.
Kau membuat kesalahan besar Dara…
Aku memang hanya seorang pria yang sederhana, aku jarang bicara dan jarang memahami banyak hal. Ini pertama kalinya aku berfikir secara berbeda karena kedua orang tuaku. Disepanjang perjalanan aku terus memikirkan cara untuk menghentikanmu bukan membiarkanmu pergi dan mengatakan aku menyukaimu. Dan kalau aku ini orang yang menarik marilah kita bersama. Kita akan melalui hidup bersama dengan dua hari belakangan ini. Tapi pria diluar sana memiliki cara yang sangat aneh. Dia merebutmu dengan mudah, aku disingkirkan. Mungkin kau bertanya-tanya mengapa aku mengatakan ini padamu. Tapi kau jangan salah paham. Diantara kita memang tak ada apa apa dan tidak akan ada apa apa. Tapi dimanapun, kapanpun kalau kau membutuhkan seorang teman ingatlah disini. Ada seorang pria diseberang perbatasan yang rela memberikan hidupnya padamu.
Apa itu cinta saya tidak tahu, tapi saya menyukainya. Bahkan saya tidak tahu apa ini namanya cinta. Tapi yang jelas, saya tidak ingin dia meneteskan air mata. saya ingin dia selalu tersenyum, selalu bahagia. Kalau itu yang anda maksud cinta, berarti saya mencintainya. Hingga pada akhirnya pria itu membawa ia pergi dari hadapanku.
Ibu..
Apa ayah rela memberikan hidupnya pada ibu ?
Apa itu artinya , apa ibu tidak yakin ayah akan memberikan hidupnya ?
Dengar sayang..
Ada perbedaan yang sangat besar antara cinta seorang wanita dan cinta seorang pria. Seorang wanita mencintai dengan sepenuh hati dan sepenuh jiwanya. Tapi pria tidak mempunyai kekuatan sepenuh itu. Ibu tahu kenapa kau menanyakan hal ini. Tapi jangan kau harapkan hal ini dengan pria yang segera kau nikahi. Berikan saja hati dan jiwamu lalu penuhi kewajibanmu dan ibu yakin sekali dia akan menjalankan kewajibannya juga.
Tapi dia tidak akan memberikan hidupnya kan bu ?
aku tahu ada seorang pria diseberang perbatasan yang benar-benar rela memberikan hidupnya padaku. Seorang pria yang tatapannya begitu polos dan yang ucapannya begitu jujur. Seorang pria yang akan mengorbankan semuanya demi cinta seorang wanita. seorang pria yang tidak membedakanku orang sunda dan dia orang Jakarta.
Cinta itu hanya dibuku dan puisi nak, bukan dalam dikehidupan yg nyata.
Ini Cinta ibu, cinta datang tanpa alasan.
Lihatlah sayang jarak sudah terhapus dan aku disini
Melewati semua perbatasan dan rintang dan aku disini
Aku adalah rahasia yang tak bisa kau sembunyikan
Aku adalah isyarat yang tak dapat kau lupakan
Hanya ada aku disetiap tanya dan jawabmu
Kenapa kau terkejut dengan semua getaran ini
Karena aku adalah suara hatimu
Dengarlah irama hatimu kalau kau bisa
Aku disini
Aku masih disini
Lalu ada seorang wanita yang tak ku kenal mengabarkan berita besar untukku. Bahwa Dara mencintaimu namun kini harus menikahi pria lain. Dia pun memintaku untuk menjemput dan membawanya pergi. Karena tak mampu ia jika pergi meninggalkan semuanya sendiri. Bahkan ia bertanya seberapa besar kau mencintainya.
Dulu aku tidak punya jawaban yang pasti, sekarang pun tidak. Seberapa besar aku mencintainya aku pun tak tahu. Ayahku pernah berkata bahwa cinta sejati hanya datang sekali seumur hidup. Dan pada saat itu Tuhan ataupun Allah tidak akan bisa menghalangi yang akan datang. Besok pagi kita akan mengetahui seberapa sejatinya cintaku padanya.
telah kutinggalkan duniaku untukmu
telah datang seorang kekasih yang sedang dimabuk cinta
dia pasrahkan dirinya untukmu seutuhnya
jika kulihat wajahmu kesedihanku pun hilang
air mata yang mengalir inilah yang mereka katakan
kau jauh dari tempatku tapi aku telah datang
andai aku bisa meminta sesuatu
itu hanya tatapan matamu
kemanakah arah kisah ini
tapi yang pasti
telah datang seorang kekasih yang sedang dibutakan cinta
bagaimanakah jadinya kisah ini ?
malam ini rasanya ingin sekali ku berkunjung kerumahnya, namun baru saja ku hentakan kaki seorang ibu tiba menghampiriku.
Namaku Rara Dara, aku ibu Dara. Tapi mungkin hari ini aku akan kehilangan hak ku untuk memilikinya. Karena putriku bukan milikku lagi, tapi sekarang milikmu. Aku datang kesini untuk memintamu supaya membalikkan putriku. Kalau tidak ayahnya akan mati. Dia tidak akan sanggup menahan rasa malunya hingga mati. Aku dengar kau telah banyak menyelamatkan nyawa orang. Kau juga telah menyelamatkan nyawa dara, jadi sekarang ku mohon selamatkan nyawa ayahnya. Aku mohon padamu atau dia akan mati.
Seorang ibu tidak perlu memohon pada putranya,tapi tinggal memerintah dan Dara akan tetap menjadi milik anda. Apa menurut anda saya akan membawa pergi tanpa izin dari anda…hmmm,,
Kata orang cinta itu buta, jadi kita juga dibutakan oleh cinta itu sendiri. Kita hanya saling melihat, kita tidak melihat telah melukai seseorang, menyakiti seseorang atau mempertaruhkan nyawa seseorang. Kita tidak bisa melihat apapun, tapi sekarang tidak. Semuanya sudah jelas, bahwa cinta tidak lebih penting dari nyawa seseorang. Anda jangan khawatir dara akan tetap menikah dengan pilihan orang tuanya. Jadi, bersiaplah untuk acara pernikahannya. Saya akan bicara padanya, saya akan berjanji dia akan setuju untuk menikah besok.
Apa semua anak lelaki dikotamu sama dengan dirimu nak ?
Saya tidak tahu, tapi yang jelas semua ibu dikota saya sama seperti anda.
Kalau kau pikir aku mengambil keputusan yang salah, aku rasa kau salah. Tidak akan ada yang bisa menghentikanku membawamu kejakarta.
Keputusanmu ini sudah tepat, ini terjadi karena satu kesalahan konyol dariku. Aku akan berjanji pada diriku sendiri bahwa aku tidak akan berubah.
Cukup…
Kesalahan konyolmu itu akan membantuku menjalani sisa hidupku. Kalau kau mengambilnya dariku ? apa lagi yang bisa kubawa kejakarta. Aku menyimpan dua hari dalam hidupmu dan akupun memberikan dua hari dalam hidupku padamu. Dua hari itu symbol cinta kita, itu kisah cinta kita. Sekarang kita akan menjalani hidup diantara dua hari itu. Tapi dengan senyuman, cinta kita sedikitpun tak akan berubah, meski keinginan kita tak terpenuhi. Dan kau akan menghormati orang tuamu dengan cara menjadi istri yang baik. Dan aku akan memenuhi impian ayah tuk kembali kedesa. Nanti setelah kau memiliki 2 atau 3 anak, ajaklah ketempatku. Aku akan mengajakmu berkeliling menaiki sepeda dan menunjukan desaku.
Tapi setelah aku mempunyai 2 anak mungkin aku tak lagi bisa duduk disepeda.
Iyaa .. iyaa aku akan menggantinya dengan traktor.
Apakah itu dirimu atau hanya angin yang mewangi
Apakah itu dirimu atau semuanya berwarna
Apakah itu dirimu atau jalan yang bersinar
Apakah itu dirimu atau lagu yang menggema
Apakah itu dirimu atau ada sihir dimana-mana
Apakah kau yang kutemukan atau ini memang takdir
Tuk beberapa saat kereta impian kita terhenti
Kau mengambil jalanmu
Aku pun mengambil jalanku
Suara siapakah yang bergetar dalam mimpi-mimpiku. Hatiku heran siapakah yang ditunggu. Aku bukan belum pernah melihat gadis yang lebih cantik dibandingkan dia. Tapi entah kenapa aku tidak bisa menyingkirkannya dari mataku. Matanya sayu dan nafasnya berat. Dia kelihatan cantik, rambutnya yang berserakan menggangu mata kanannya, ia mencoba menyibakan rambutnya tapi angin terlalu kuat. Ketika aku mengangkat tanganku dari pinggangnya untuk mengangkat rambutnya dia seperti ketakutan. Lalu kami saling bertatapan untuk pertama kalinya. Dia terus memandangku penuh ketakutan. Kemudian dia menundukan, tatapannya tapi aku terus menatapnya dan kemudian impianku hancur.
Kau membuat kesalahan besar Dara…
Aku memang hanya seorang pria yang sederhana, aku jarang bicara dan jarang memahami banyak hal. Ini pertama kalinya aku berfikir secara berbeda karena kedua orang tuaku. Disepanjang perjalanan aku terus memikirkan cara untuk menghentikanmu bukan membiarkanmu pergi dan mengatakan aku menyukaimu. Dan kalau aku ini orang yang menarik marilah kita bersama. Kita akan melalui hidup bersama dengan dua hari belakangan ini. Tapi pria diluar sana memiliki cara yang sangat aneh. Dia merebutmu dengan mudah, aku disingkirkan. Mungkin kau bertanya-tanya mengapa aku mengatakan ini padamu. Tapi kau jangan salah paham. Diantara kita memang tak ada apa apa dan tidak akan ada apa apa. Tapi dimanapun, kapanpun kalau kau membutuhkan seorang teman ingatlah disini. Ada seorang pria diseberang perbatasan yang rela memberikan hidupnya padamu.
Apa itu cinta saya tidak tahu, tapi saya menyukainya. Bahkan saya tidak tahu apa ini namanya cinta. Tapi yang jelas, saya tidak ingin dia meneteskan air mata. saya ingin dia selalu tersenyum, selalu bahagia. Kalau itu yang anda maksud cinta, berarti saya mencintainya. Hingga pada akhirnya pria itu membawa ia pergi dari hadapanku.
Ibu..
Apa ayah rela memberikan hidupnya pada ibu ?
Apa itu artinya , apa ibu tidak yakin ayah akan memberikan hidupnya ?
Dengar sayang..
Ada perbedaan yang sangat besar antara cinta seorang wanita dan cinta seorang pria. Seorang wanita mencintai dengan sepenuh hati dan sepenuh jiwanya. Tapi pria tidak mempunyai kekuatan sepenuh itu. Ibu tahu kenapa kau menanyakan hal ini. Tapi jangan kau harapkan hal ini dengan pria yang segera kau nikahi. Berikan saja hati dan jiwamu lalu penuhi kewajibanmu dan ibu yakin sekali dia akan menjalankan kewajibannya juga.
Tapi dia tidak akan memberikan hidupnya kan bu ?
aku tahu ada seorang pria diseberang perbatasan yang benar-benar rela memberikan hidupnya padaku. Seorang pria yang tatapannya begitu polos dan yang ucapannya begitu jujur. Seorang pria yang akan mengorbankan semuanya demi cinta seorang wanita. seorang pria yang tidak membedakanku orang sunda dan dia orang Jakarta.
Cinta itu hanya dibuku dan puisi nak, bukan dalam dikehidupan yg nyata.
Ini Cinta ibu, cinta datang tanpa alasan.
Lihatlah sayang jarak sudah terhapus dan aku disini
Melewati semua perbatasan dan rintang dan aku disini
Aku adalah rahasia yang tak bisa kau sembunyikan
Aku adalah isyarat yang tak dapat kau lupakan
Hanya ada aku disetiap tanya dan jawabmu
Kenapa kau terkejut dengan semua getaran ini
Karena aku adalah suara hatimu
Dengarlah irama hatimu kalau kau bisa
Aku disini
Aku masih disini
Lalu ada seorang wanita yang tak ku kenal mengabarkan berita besar untukku. Bahwa Dara mencintaimu namun kini harus menikahi pria lain. Dia pun memintaku untuk menjemput dan membawanya pergi. Karena tak mampu ia jika pergi meninggalkan semuanya sendiri. Bahkan ia bertanya seberapa besar kau mencintainya.
Dulu aku tidak punya jawaban yang pasti, sekarang pun tidak. Seberapa besar aku mencintainya aku pun tak tahu. Ayahku pernah berkata bahwa cinta sejati hanya datang sekali seumur hidup. Dan pada saat itu Tuhan ataupun Allah tidak akan bisa menghalangi yang akan datang. Besok pagi kita akan mengetahui seberapa sejatinya cintaku padanya.
telah kutinggalkan duniaku untukmu
telah datang seorang kekasih yang sedang dimabuk cinta
dia pasrahkan dirinya untukmu seutuhnya
jika kulihat wajahmu kesedihanku pun hilang
air mata yang mengalir inilah yang mereka katakan
kau jauh dari tempatku tapi aku telah datang
andai aku bisa meminta sesuatu
itu hanya tatapan matamu
kemanakah arah kisah ini
tapi yang pasti
telah datang seorang kekasih yang sedang dibutakan cinta
bagaimanakah jadinya kisah ini ?
malam ini rasanya ingin sekali ku berkunjung kerumahnya, namun baru saja ku hentakan kaki seorang ibu tiba menghampiriku.
Namaku Rara Dara, aku ibu Dara. Tapi mungkin hari ini aku akan kehilangan hak ku untuk memilikinya. Karena putriku bukan milikku lagi, tapi sekarang milikmu. Aku datang kesini untuk memintamu supaya membalikkan putriku. Kalau tidak ayahnya akan mati. Dia tidak akan sanggup menahan rasa malunya hingga mati. Aku dengar kau telah banyak menyelamatkan nyawa orang. Kau juga telah menyelamatkan nyawa dara, jadi sekarang ku mohon selamatkan nyawa ayahnya. Aku mohon padamu atau dia akan mati.
Seorang ibu tidak perlu memohon pada putranya,tapi tinggal memerintah dan Dara akan tetap menjadi milik anda. Apa menurut anda saya akan membawa pergi tanpa izin dari anda…hmmm,,
Kata orang cinta itu buta, jadi kita juga dibutakan oleh cinta itu sendiri. Kita hanya saling melihat, kita tidak melihat telah melukai seseorang, menyakiti seseorang atau mempertaruhkan nyawa seseorang. Kita tidak bisa melihat apapun, tapi sekarang tidak. Semuanya sudah jelas, bahwa cinta tidak lebih penting dari nyawa seseorang. Anda jangan khawatir dara akan tetap menikah dengan pilihan orang tuanya. Jadi, bersiaplah untuk acara pernikahannya. Saya akan bicara padanya, saya akan berjanji dia akan setuju untuk menikah besok.
Apa semua anak lelaki dikotamu sama dengan dirimu nak ?
Saya tidak tahu, tapi yang jelas semua ibu dikota saya sama seperti anda.
Kalau kau pikir aku mengambil keputusan yang salah, aku rasa kau salah. Tidak akan ada yang bisa menghentikanku membawamu kejakarta.
Keputusanmu ini sudah tepat, ini terjadi karena satu kesalahan konyol dariku. Aku akan berjanji pada diriku sendiri bahwa aku tidak akan berubah.
Cukup…
Kesalahan konyolmu itu akan membantuku menjalani sisa hidupku. Kalau kau mengambilnya dariku ? apa lagi yang bisa kubawa kejakarta. Aku menyimpan dua hari dalam hidupmu dan akupun memberikan dua hari dalam hidupku padamu. Dua hari itu symbol cinta kita, itu kisah cinta kita. Sekarang kita akan menjalani hidup diantara dua hari itu. Tapi dengan senyuman, cinta kita sedikitpun tak akan berubah, meski keinginan kita tak terpenuhi. Dan kau akan menghormati orang tuamu dengan cara menjadi istri yang baik. Dan aku akan memenuhi impian ayah tuk kembali kedesa. Nanti setelah kau memiliki 2 atau 3 anak, ajaklah ketempatku. Aku akan mengajakmu berkeliling menaiki sepeda dan menunjukan desaku.
Tapi setelah aku mempunyai 2 anak mungkin aku tak lagi bisa duduk disepeda.
Iyaa .. iyaa aku akan menggantinya dengan traktor.
Apakah itu dirimu atau hanya angin yang mewangi
Apakah itu dirimu atau semuanya berwarna
Apakah itu dirimu atau jalan yang bersinar
Apakah itu dirimu atau lagu yang menggema
Apakah itu dirimu atau ada sihir dimana-mana
Apakah kau yang kutemukan atau ini memang takdir
Tuk beberapa saat kereta impian kita terhenti
Kau mengambil jalanmu
Aku pun mengambil jalanku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar