Kringgggg" bel sekolah terdengar tandanya aku dan teman-temanku pulang sekolah. Anehnya saat ingin keluar dari kelas aku baru sadar sepatu ku hilang. Lantas saja ku bergegas ke ruang guru untuk melapor, karena tak mungkin ku pulang dengan kaki telanjang. Setelah aku melapor, sambil menunggu hasil pencarian dari guru-guru aku duduk dibangku panjang yang terletak dekat gerbang masuk keluar utama sekolah. Heningnya saat itu, namun terdengar suara hentakan sepatu yang menggesek dinding lantai sekolah. Suara itu semakin mendekat, tak lama kemudian dikagetkan aku dengan suara buku yang berjatuhan pada dinding lantai sekolah. Lantas saja ku berlari menghampirinya, ternyata itu suara teman ku yang sedang berjalan dengan bawaan bukunya yang begitu banyak. Terlihat wajah lelah penuh amarah, namun tiba-tiba ia tertawa kecil dan berkata "sepatu kamu kemana?".... "hilang.."jawabku. Selesai ku bantu ia membereskan buku-buku bawaannya, lalu ku rangkul ia ketempat yang tadi aku duduki. (sedang asyik mengobrol)
"farhan sepatu kamu sudah diketemukan" bicara seorang guru yg menghampiriku. "makasih ya pak "jawabku". Setelah selesai ikat tali sepatu, aku ajak ia pulang meskipun arah rumah kita tak sejalan. Baru saja lewat gerbang utama sekolah. Tiba-tiba ia menghampiri sebuah lukisan yang mengatasnamakan ..... bahkan ia pun terdiam, kedua bola matanya tertuju pada tulisan yang menghiasi lukisan tersebut. Kulihat rona matanya, sepertinya ini tatapan yang penuh rindu.
dari sebuah mimpi 26-08-2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar